Konsumsi Ikan di Cilacap Rendah

CILACAP, suaramerdeka.com - Kabupaten Cilacap merupakan daerah penghasil ikan cukup tinggi, namun tingkat konsumsinya masih rendah. Akibatnya, serapan ikan di pasar tidak optimal. Kepala Bagian Perekonomian Setda Cilacap, Umar Said dalam laporan hasil pembahasan rapat koordinasi Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) Cilacap mengatakan konsumsi ikan di Cilacap sebanyak 13 kg/kapita/tahun sehingga serapan ikan dari pasar lokal masih sangat rendah. Oleh karena itu, kata dia perlu sosialisasi tentang pentingnya konsumsi ikan agar permintaan komoditas tersebut lebih baik dan memberikan nilai serapan pasar lokal yang lebih tinggi. Ia mengatakan isu-isu strategis lain yang menjadi perhatian TPID Cilacap di antaranya ancaman serangan hama wereng yang menyerang di sejumlah areal lahan pertanian tanaman padi. "TPID Cilacap melalui Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan telah melakukan langkah-langkah teknis baik penyuluhan maupun penanggulangan hama," katanya. Terkait dengan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sudah berjalan dan mampu menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan masyarakat. Namun yang menjadi kendala hasil holtikultura belum terhubung dengan pasar tradisional secara optimal. "TPID akan mengupayakan dari aspek pemasaran dengan menghubungkan dengan pasar-pasar utama di Cilacap," papar dia.

Berita Terbaru